Spirit dalam menulis (Halal Bihalal FLP Jatim)

tanggal 03 oktober 2010, FLP jatim mengadakan kegiatan halal bihalal yang diadakan di taman flora kebun bibit bratang. saya datang kesana kira-kira pukul 08.00 sambil jalan-jalan. saat jam menunjukan pukul 09..00 ,saatnya saya mencari temen-teman FLP tapi kok ndak ada, akhirnya saya SMS ke nomor pak Md.aminuddin kalau acara halal bihalalnya ada di dekat pakir mobil. untung saja tidak terlalu terlambat. acarapun di mulai dan di isi pak ismail nachu. beliau adalah direktur penerbit kalamedina surabaya. saat megnisi jalannya acara, pak ismail rupanya sangat semangat memotivasi teman-teman. beliau menghimbau kalau para penulis itu harus menggunakan kekuatan spiritualnya dalam berkarya. memang terasa tidak ada hubungannya tapi toh akhirnya nyambung juga :-).

bahwa menulis itu adalah salah satu manuver dakwah. jika orang berprofesi guru,maka itulah kesempatan untuk berdakwah dnegna mendidik murid-murid agar menjadi generasi harapan. para mujahid berjuang di jalan allah yang berjuang dengan seluruh jiwaraganya,dan para mahasiswa pun ya harus berjuang dengan belajr yang sungguh-sungguh. nah akontribusi apa yang di lakukan oleh para penulis? itulah yang menjadi pokok pembahasan. di acara halal bihalal tersebut, pak ismail mengatakan kalau spiritual dalam menulis itu perlu. sangat berbeda jika ghirah atau semangat menulis untuk Allah dan untuk materi. misalnya saja tujuan menulisnya itu di terima pernebit,royalty banyak dan lain-lain.

itulah yang membuat saya takjub. bahwa penulis-penulis jaman dulu itu memang menggunakan seluruh kemampuannya hanya niat karena Allah ta’ala. Abu hurairah menulis ribuan hadist juga tak mungkin mengharap royalty atau apa. bahkan imam syafii,imam an nawawi juga benar-benar menulis untuk kepentingan umat. yah memang betul apa yang di katakan, Ali bin abi tholib bahwa <em>ikatlah ilmu dengan menuliskannya</em> . dari motivasi yang disampaikan pak ismail,saya tergugah dan lebih semangat lagi untuk berkarya. bukan untuk sekedar terkenal,banyak teman,atau kaya seperti yang di katakan Stephen king. saya juga setuju dengan pendapat stephen king jiak menulis itu untk memperkaya jiwa orang lain dengan  apa yang kita tulis(yah itu seingat saya 🙂 ). amal yang tak terputus meski kita meninggal ,salah satunya adalah ilmu yang manfaat. dengan menulis kita bisa berdakwah tanpa batas. tulisan kita akan menjadi investasi pahala yang luar biasa. dalam tanda kutip kalau tulisan kita bener atau tidak menyesatkan. nah kalau menyesatkan, yah tinggal di balik aja hehehe :-).

hmm,biasanya sih saya menulis hanya untuk iseng atau mengungkapkan perasaan. itupun saya nikati sendiri hehehe tapi mendngar motivasi pak mail. wah saya jadi lebih semangat untuk berkarya. yang jelas seperti motivasi bang haji Rhoma irama dalam menciptakan lagu. kalau dalam menciptakan lagu,harus jujur. bukan untuk segmen pasar,bagusnya kualitas tapi untuk menyampaikan kebenaran dan sebelumnya kita minimal juga melaksankan apa yang kita ciptakan. hmm, pelajaran sangat berharga dari bang rhoma irama.

Dalam kegiatan halal bihalal yang di adakan di kebun bibit itu, ada teman-teman dari FLP jember,Malang,Surabaya dll. tak ketinggalan bunda sinta yudisia ketua FLP jatim menemani kita di acara tesebut. di sesi akhir ada pembagian hadiah ya itu yag beruntung. ada beberapa buku,ada pembatas buku asli dari mesir lalu ada gantungan kunci dari gaza. wah sebenarnya saya ingin gantungan kunci dari gaza tapi karena bukan takdir saya,akhirnya ya ngak dapat :-). disana juga ada pak MD aminuddin ,penulis novel Tembang ilalang. yang jelas,tidak ada ruginya kalau berjumpa teman-teman baru disana. jujur saja,saya masih baru di sana. yah setidaknya bisa saling kenal,memahami dan antinya akan saling bantu membantu dalam berjuang.

hmm,saya akhirnya memiliki cita-cita dan inspirasi baru dalam menulis :-).

By Daud al insyirah II / insyirahdaud.wordpress.com

Iklan

4 thoughts on “Spirit dalam menulis (Halal Bihalal FLP Jatim)

  1. Flp surabaya kerennn ya…
    dulu pernah gabung pas di surabaya..
    tapi sekarang dah pindah ke malang.. di malang khususnya di UB Flp gak begitu kelihatan agendanya…

  2. mbak TEteik : di Malang kan ada juga mbak.

    akh Dimasady: afwan akh,itu pun mendadak. apalagi ana belum ikut FLP tapi nyelonong masuk hehe. 🙂 satu hari sebelum hari H.ana langsung sms pak amin. untung saja boleh ikut .ntar tak sms infonya. recruitment FLP surabaya.

    *hehehe bisa-bisa aja, tulisan antum lebih bermakna dari pada tulisan curhat seperti ini. 🙂 saya justru harus belajar pada yang senior seperti antum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s