Berharap seperti Aphrodite

Konon,ketika Yunani menjadi pusat peradaban dunia sebelum masehi,atas nama kebebasan,keindahan dan seni,mereka terkagum-kagum dengan kecantikan wanita. Saking tingginya kecintan mereka terhadap wanita, mereka akhirnya menyelipkan beberapa di antaranya sebagai Tuhan dan diantara tuhan-tuhan wanita,Aphrodite adalah tuhan wanita yang termashur di kalangan bangsa Yunani.
Dalam mitos Yunani, Aphrodite ini adalah istri dari Tuhan laki-laki tapi ia menyeleweng dengan tiga Tuhan laki-laki lainnya. Bahkan tidak hanya itu, Aphrodite juga meyeleweng dengan seorang pria biasa dari kalangan manusia biasa. Hmm, dan penyelewengan itu akhirnya membuahkan hasil yang menakjubkan. Si aprhodite ini hamil dan melahirkan seorang putra bernama Kupid atau sering kita kenal dengan nama Cupid dan yang lebih keren lagi, putra dari Aphrodite itu di nobatkan sebagai Tuhan baru dan orang yunani menyebutnya sebgai cupid atau Tuhan Cinta.
Mereka sering mengklaim atau menobatkan apapun menjadi Tuhan. Yah kalau jaaman dulu nih,orang-orang banyak tuh yang menyembah batu. Tapi lucu, ketika mereka naik kapal misalnya, karena tuhan mereka ngerepoti, hmm bisa jadi mereka ngebuang dengan mengatakan,
”sorry Tuhan,demi kehidupan kami, kamu harus kami buang ” bahkan ada pula yang menyembah makanan. Tapi karena mereka di landa musim kelaparan,mereka akhirnya memakan tuhan-tuhan mereka. Ah,kasihan. Mungkin saking pinternya,orang menciptakan Tuhan-Tuhan yang baru. Di kalangan orang yunani dahulu,sering kali menghasilkan karya berupa patung wanita telanjang yang cantik nan jelita. Hmm,tetnyata mereka tidak asal mengahsilkan karya. Ada beberapa tujuan di buatnya patung wanita telanjang nan jelita itu. Mereka menyembah patung-patung telanjang itu dan menjadikan mereka sebagai sumber inspirasi seksual mereka. keedanan dan kesintingan yang menakjubkan. 😉
Kehadiran tuhan-tuhan itu memberikan inspirasi baru dan di sanjung dan di nobatkan sebagai ritual baru. Sehingga pelacur-pelacur yunani misalnya,ndak perlu tuh mendirikan rumah,hotel atau wisma untuk melakukan tugas mereka. Tapi cukup menjadi serorang biarawati. Sst,soalnya fungsi biarawati saat itu bersigfat ganda. Selain keagamaan dan seksual.
Jauh sebelum mitos Aphrodite, orang yunani menemukan mitos Pandora(ngomong-ngomong mnitosnya buanyak juga ya 😉 ). Yah,di bandingkan aphrodite,pandora ini memiliki nasib tak seberuntung aphrodite. Jika ibu dari cupid itu di sanjung dna di puja, si Pandora ini malah di anggap wanita sebagai mata air segala duka dan lara. Kaum pria memperlakukan wanita sebgai budak yang tidak ada harganya sama sekali. Dan di gunakan untuk memenuhi kebutuhan seks saja. Selain itu,keberadaan wanita di anggap sebagai malapetaka yang menimpa manusia sepanjang hidup. Hmm, kasihan juga .
Mungkin saat ini,banyak pula bunga-bunga yang ingin menjadi seperti aphrodite yang ingin di sanjung dan di puja. Hmm,bisa juga ada yang terpaksa harus menjadi pandora yang tertindas dan tidak ada harganya sama sekali. Hmm,namun terkadang ada pula aphrodite-aphrodite yang bingung meski ia merasakan kemewahan dan menerima jutaan pujian.
sebut saja mbak amarlyn monroe, artis ngetop,glamour yang terkenal di masanya. ia di duga mati bunuh diri dan para penyidik menemukan sepucuk suratya yang ia tulis sebelum kematiannya. Mari kita intip secuil suratnya yang berisi kesedihan dan ketidaknyamanan seorang marlin Monroe. “Aku adalah wanita paling malang di muka bumi, aku tidak bisa menjadi Ibu.” tidak hanya itu,seingat saya ada juga tuh peragawat asal paris. namanya Fabian, untung saja ia mendapat hidayah dari Allah. ia merasa seperti patung bergerak dan memang benar ia emndapatkan apa saja termasuk kekayaan dan poularitas. tapi ia harus membayar mahal itu semua. pertama ia harus membuang nalurinya sebaga iseoprang wanita dan membuang kecerdasannya. ia juga tidak boleh memahami apa yang ia pamerkan. Ehm,itulah mengapa banyak sekali artis atau model kayak nggak tahu malu. yah,mereka memang tidak di perbolehkan emmahami apa yang mereka lakukan. harapannya yakni ingin menjadi lebih baik tapi malah jadi rendah harga dirinya. hmm,bukankah wanita adalah bunga di taman kehidupan? bahkan Ibu Khadijah ra juga memberikan inspirasi luar biasa kepada kaum hawa betapa berharganya mereka dan betapa luar biasa peran mereka. Ada kekuatan cinta yang tidak bisa di tafsirkan siapapun akan tetapi repot juga sih kalau saat ini banyak diantara mereka mencari dalih untuk pembenaran-pembenaran.
Hmm,kita saksikan saja ajang perlombaan menuju kehancuran bangsa. Wallahu’alam bi showab

Inspired by rak majalah yang paling bawah.

Soerabaya,24 may fil maktabah mahad umar ibn al khattab.

Iklan

One thought on “Berharap seperti Aphrodite

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s