5 tahun bersama es Tape

Kalau antum mampir disioarjo dan kebetulan lewat SMAN 2 Sidoarjo, coba tengok ke barat. disana terlihat pedagang jajanan favorit siswa-siswa. meski dekat dengan SMAN 1,sebagai pelanggan setia,saya jarang sekali menjumpai siswa sma 1 jajan di jalanan seperti itu. banyak juga komentar dari temen-temen jika mereka terlalu tinggi levelnya dan justru siswa SMKN 3 buduran atau sTM perkapalan yang didirikan pak BJ habibi(sekolah saya ^^)malah yang aktif jajan disana. ada empat lini yang bisa di pilih. ada soto daging,es tape,mie ayam dan hmm..gorengan plus es cao.

Nah,disini izinkan saya bercerita tentag estape disana. kebetulan kemarin(tangal 16-2011) saya mampir ke pakDhe(panggilan akrab pak penjual tape) setelah saya parkirkan sepeda, ia menyambut saya dengan ran. “Lho taupek..wis gedhe” barangkali penampilan saya saat ini agak beda dari dulu yang hampir tiga tahun potongan rambut selalu 1-1-1 . kamipun bersalaman. “kapan nikah?”pertanyaan yang aneh tapi umum juga sih sampai saya bingung jawabnya.

Sambil menimati es tape yang tidak berubah baik rasa ,aroma dan suasananya, saya langsung ngebut melewati jembatan masalalu. ndak nyangka juga sudah lulus. tape di sini cukupmurah. bagi pelajar pa dhe ndak pasang tarif tapi biasanya 500 rupiah. (sampai saat ini)tapi kalau untuk umum, biasanya 1000 rupiah. nah karena saya sudah tidak siswa lagi, ya jadi 1000 rupiah per mangkuknya. paling banter saya mampu menghabiskan tiga mangkuk.

siswa stm memang terkenal nakal dan sedikit kacau tapi meski emreka bandel. jajanannya bukan arak atau tuak. tapi tape dan gorengan. he..he.. yah,kami di stm kebanyakan dari ekonomi kebawah. tujuan kami yait usegera kerja dan kerja. kami ingat ketika spp kami naik 15000 tidak jelas. spontan saja aktifis stm pal melaksanakan aksi pelengseran kepala sekolah(tahun 2006 lalu, bisa di liat di televisi,transtv dll) itu saat saya masih aktif di rohis.

nah,pernah juga ada tawuran.tepatnya di depan para pedagang. komplek sekolah di daerah sana ada banyak apalagi saat itu dari sMKK menjerit ketakutan manakala ada bata melayang dan palu membocorkan kepala(tragedi 2006) wuis, saya sampai keder melihatnya. kecelakaan juga pernah terjadi. dua siswa tewas dan kepalanya menggelining karena ketubruk sepur. itu berlangsung saya jajan di setape. saat itu pak dhe tidak ada di lokasi.

“”pak dhe ne pundi pak?”
“Mboh,paling nyang rel kono” saya pikir pak dhe yang di tabrak. masya Alah. tapi untunglah tidak. setelah menuju kesana. terlihat dua siswa tergeletak tanpa nyawa. kasihan. kemudian kamipun kembali dan menikmati tape. situ kami layaknya seorang polisi. emngobrolkan kejadian demi kejadian. bersama pakdhe tentunya. 😉

membicarakan es tape berarti membicarakan pak dhe dan siswa pal(perkapalan_) karena jajanan ini menjadi jajanan wajib. teringat juga saat saya masih magang kelas 2 dulu. bagi saya kelas dua adalah rekor emas karena saya harus berangkat jam 5 dan sampai ke lokasi jam 7. bayangkan ujung sidoarjo paling utara sampai japanan-gempol-pasuran dnegan sepeda onthel. sungguh, melelahkan tapi ini lebih cepet lho. akrena di jalanan porong masih macet total. pakai onthel leih cepat daripada naik kol(kalau merknya mitsubishi colt tapi kami biasa manggil kol. padahal merknya isuzu ELF he..he..)

Nah,sdaat pulang (jam 17 00) kami(aku n nurhardi) sempatkan mampir ke pakdhe. bahkan saat kami terlambat pulang. pak dhe selalu menanti kami.(setia banget euy)
“Kok suwe ne. tak enteni kaet maeng (kok lama,tak tunggu dari tadi) masya Allah, demi dua pelanggan setia, pak dhe relamenngu. meki tape habis dan tinggal airnya saja. tak jarang kami selau dapat gratis. “Gak usah wis” ketika kami hendak membayar. mata kami berbinar dan senyum kami mengembang ketika pakdhe membbaskan vonis 500 rupiah per gelas. hore…hore… ilove u pak dhe 🙂 . seperti biasa pakdhe hanya senyam-senyum. melihat ulah remaja hebat seperti kami 🙂

usianya cukup senja. tujuh puluh tahun lebih. ngonthel dari durung bedug ke stm.kira-kra belasan kilometer lah. tapi sangat setia dengan pelanggan-pelanggannya. dari situ saya belajar bahwa menjalani hidup itu tidak muah. tahukah antum berapa lama pakdhe berprofesi dan mangkal di sekolah kami?(ya nggak tahulah 🙂 ) he.he..he.. sejak 1994 bebarengan dengan wadjo(saat sayamasih jadi pimpred di media lepas, anak buah saya mendapat data ternyat anamanya bukan wakdjo lho:-) )profesinya penjual gorengan di depan sekolah. tepatnya di stm perkapalan(sekarang smkn 3 buduran)

dari generasi sampai ke generasi selanjutnya, mereka menikmati tape. kenapa siswa stm bisa akrab? karena kebanyakan mereka mangkal di tape. dnegan mangkal di tape kami merasa kecil. yah,kami memang dari siswa yang kebanyakan tidak punya. demo demi spp untuk kemerdekaan,berorganisasi dan menjalin silaturahim. takjarang siswa -siswa kenal karena semangkuk es tape. siswa tidak jadi tawuran karen amarah meraka didinginkan dengan es tape. mungkin ini berlebihan ya. entahlah, tak terasa saya sudah habis dua mangkuk nih. 😀

ada pak dhe ada budhe
nang umah dodolan kemenyan
tuku Es tapene pak dhe,
Hmmm, rasane ueenak tenan
😀

kenangan bersama Tape.

9 thoughts on “5 tahun bersama es Tape

  1. wuihh.. ternyata pakdhe ini toh yang ada di cerita kecelakaan sepur dulu itu 😮

    kenangan jaman SMA pasti tak terlupakan 😀 meski tampaknya dibawakan begitu ringan tapi aslinya mengharukan T_T

  2. Hati2 jangan kebanyakan, memabukkan, hehe.. Sidoarjo itu jawa tengah kan ya, jauh.. Ana di jakarta, ada ga ya? hehe..
    Mau tanya mas antum sudah menulis berapa buku?
    Salut..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s