Sepuluh tanda orang pengidap “Narsis”


Ngomong-ngomong nih, dulu ada juga orang yang terlalu bangga dengan ketampanannya. Namanya Narcissus dan inilah asal muasal istilah Narsis yang ada saat ini. Kisah ini di ambil dari mitologi yunani kuno. Konon, ada orang yang namanya Narcissus. Katanya , dia tuh anak dari dewa cephisus dan peri liriope. Nah,bayangin aja barangkali karena blasteran dari dewa dan peri, mungkin wajah Narcissus memang keren dan cakep sampai ada dewi yang naksir dan cinta mati sama si Narcissus. Nama dewi itu adalah Echo tapi sayang, cinta itu malah di tolak mentah-mentah sama si Narcissus dan dewi Echo menanggung luka di hatinya sampai mati.
Akhirnya dewa apollo mengutuknya kalo si Narcissus ini nggak akan menemukan cinta manusianya tapi ada juga versi lain kalau yang mengutuk adalah dewi Echo sendiri. Ia berteriak di lembah dan suaranya menggema lalu namanya di kenang sebagai salah satu nama efek sound system. Nah,untuk sejarah tribble dan bas, tidak kita bahas kali ini. ๐Ÿ™‚ hehehe
Oke lanjut, pas Narcissus lagi jalan-jalan, ia bener-bener kehausan dan berhenti di suatu telaga. Pas ngeliht bayangan yang ada di air, ia tampaknya senang sekali dan benar-benar jatuh cinta kepada bayangan yang tak lain adalah dirinya sendiri. Ada juga versi lain kalau si Narcissus ini kejebur dan mati disana dan versi-versi liyane. Nah,dari sini kita bisa tahu sedikit-sedikit tentang asal muasal Narsis dan seorang psikolog dari Inggris bernama Havelock Ellis, Narsisme di jadikan simbol untuk orang yang terlalu mencintai dirinya sendiri.
Jadi,tidak perlu heran jika melihat orang-orang meotret dirinya sendiri,joget sendiri dan ada pula yang menganggap kalau narsis adalah kendaraan terbaik menuju kesuksesan. Yah kita tahu sendiri kan,betapa banyaknya orang narsis di dunia hiburan dan kini, para remaja mengincar ptofesi semacam itu. Seperti ajang pencarian bakat misalnya, kita juga sering ngeliat betapa banyaknya peserta yang nangis gara-gara nggak bisa lolos.

Mereka mengagap masa depan ada disana. Ah,kasihan. Oh,iya ternyata Narsis juga merupakan salah satu penyakit kejiwaaan lho . Yah,ini jelas beda dnegan penyakit seperti panu,kadas atau kutu air yang bisa terlihat oleh mata telanjang. Tapi kita bisa liat orang-orang yang mengidap penyakit ini melalui tingkahnya. Nah,menurut lembaga penelitian nih, Diagnostic and statical of mental di sordeds serta American psiciathric asocation pun menyebutkan kalo ada beberapa gejala penyakit narsis dan kriterianya.

Yang pertama, orang yang mengidap penyakit narsis itu lebih mementingkan diri sendiri serta melebi-lebihkan prestasi yang di miliki. itupun karena mereka memiliki keahlian atau kelebihan tertentu sehingga di jadikan suatu kebanggaan yang luar biasa bagi dirinya. Nggak hanya itu, orang yang mengidap penyakit narsis juga memiliki harapan agar bisa di kenal orang banyak dan di kenal sebagai orang yang unggul di banding orang lain.

Yang kedua, pengodap penayakit narsis juga terlalu lebai akan fantasi atau khayalannya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan tiada batas. Padahal nih, hidup itu ibarat roda. Kadang ada di atas,tengah,bawah atau yang lain. Lha kalau nggak siap untuk gagal ya repot juga sih. Barangkali kita melihat orang yang ikut audisi pencarian bakat. Mereka bener-bener pede kalo mereka bisa lolos audisi dan menjadi bintang terkenal atau bintang kejora. Yah, harapan sih boleh-boleh aja. Syukurlah kalo bisa lolos tapi waktu akan terus berputar dan artis-artis baru akan muali bermunculan. Harapan hepi ending memang tak ada salahnya . Namun,tak ada salahnya juga kalau kita melihat realitas yang ada. Bahwa kesuksesan atau keberhasilan memang tidak gampang untuk meraihnya. ”

Yang ketiga, pengidap penyakit ini juga sangat percaya kalau dirinya adalah orang yang super spesial dan bisa bergaul dengan orang-orang yang berstatus tinggi.

Yang keempat, orang yang mengidap narisi juga sangat memerlukan pujian yang lebih ketika melakukan sesuatu. Misal saja ketika bermain basket ,harapannya sih agar para cewek bisa ngeliat dan jatuh cinta. Atau dandan yang cantik biar di puji para lelaki karena dirinya adalah yang super dan super. Sst,padahal nih dandanan yang di lakukan mereka mungkin aja karena suatu kekhawatiran. Yah,barangkali mereka takut tidak laris.

Yang kelima, orang yang mengidap penyakit narsis juga ingin di juluki dengan julukan tertentu. Misal saja seperti si cantik,si keren,si cakep, si ganteng,siluman atau julukan yang lain. Yah namanya saja manusia, pastinya ingin julukan yang bagus-bagus. Meskipun ika botak, pasti nggak sreg juga jika di juluki si botak. Kalau hitam ,pasti nggak mau di juluki si hitam. Bagi mereka, julukan adalah kekuatan yang luar biasa. Hmm,bisa juga di anggap sebagai motivasi.

Yang keenam, orang yang mengidap penyakit narsis ini juga egois dan nggak memiliki empati kepada sesama. Nggak hanya itu, ia juga selalu mengambil keuntungna di setiap kesempatan. Yang lebih parahnya lagi, ia selalu ngerasa iri atas keberhasilan orang lain dan ia juga sangat yakin kalau orang lain pada dirinya. Ia juga menunjukan sikap merendahkan orang lain. Baginya, narsis adalah sesuatu yang memabnggakan. Ia bisa lebih dari yang lain. Namun, orang yang mengidap penyakit narsis ini mudah terluka hatinya ,emosional dan memiliki kepribadian yang lemah.

Mungkin,kenarsisan adalah sarana yang spektakuler untuk berkiprah di dunia topeng manusia atau untuk sekedar menunjukan eksistensi diri. Mungkin ada pul ayang menganggap jika narsis adalah upaya untuk menjadi percaya diri tapi sungguh, apapun yang berlebihan toh juga bikin risih juga. Tul nggak? Kalo mkita menilai orang-orang narsis di sekitar kita,di televisi atau dalam diri kita sendiri pasti identik jika mereka sangat pede dan yang jelas rasa malu sudah hilang atau boleh juga di katakan nggak tahu malu danengan julukan tidak tahu malu tersebut,toh mereka tetap enjoy..enjoy saja. Yah namanya saj atidak tahu malu. Padahall nih, malu itu sebagian dari iman lho.
Kita nggak usah heran kalo orang yang tidak punya malu nggak bakal mikirin masjid,ibadah bahkan diri mereka . Hmm, itu karena iman mereka yang jadi korban. Seperti sabda Rasullah SAW

โ€œMalu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.โ€

di kutip dari ebuk menusesat generasi dahsyat karya mas daud al insyirah.
di unduh ya di menulisyuk.com ๐Ÿ˜‰

2 thoughts on “Sepuluh tanda orang pengidap “Narsis”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s