Lisanmu,hidup dan matimu

diam1Hasan Al Bashri adalah orang yang istimewa. ketika orang melihatnya,orang tersebut akan selalu ingat Allah. misalnya saat di pasar, kalau ada orang yang hendak melakukan kecurangan,saat melihat Hasan Al bashri ia langsung istighfar. saking berpengaruhnya beliau, budak-budak menaruh harapan besar kepada Hasan Al Bashri agar segera naik mimbar dan menyuruh orang untuk memerdekakan budak. Hasan al bashri mengiyakan.

Hari demi hari,minggu demi minggu sampai setahun lebih Hasan Al Bashri masih belum naik mimbar dan menyuruh orang untuk memerdekakan budak. akhirnya selama dua tahun,barulah Hasan Al Bashri mengumumkan kepada masayarakat agar memerdekakan budak dan beliau menunjukan kalau beliau(hasan al bashri) telah memerdekakan satu budak. karena yang bicara adalah Hasan Al bashri, semua langsung memerdekkan budak mereka. para budak pun senang bukan main, tak lupa mereka juga demo ke hasan al Bashri.

“Kenapa kau tidak suruh mereka bebaskan kami dari dulu. jika kamu mengatakannya,tentu kami meredeka dua tahun yang lalu.”

“Aku tidak ingin lidahku mendahului perbuatanku. selama ini aku kumpulan rizki untuk memerdekakan budak. ” subhanallah. . dari sini,kita dapatkan pelajaran bahwa jika kita ingin dipercaya orang tentu harus selaras antara ucapan dan perbuatan. karena lidah itu tajamnya melebihi pedang.begitu kata Hasan ibn Ali.

Pernah ada pemimpin menyuruh seseorang. saya agak lupa siapa orangnya. nah,saat beliau menyuruh untuk mengambil yang terbaik dari kambing, orang itu kembali ke khalifah dengan memberikan Lidah. agak membingungkan juga. apa orang ini agak gila ? bukankah ada daging paha dan lain-lain. kemudian pemimpin tersebut menyuruh lagi untuk mengambil yang terburuk dari kambing. dan saat kembali ia malah membawa lidah. saking kesalnya pemimpin itu hendak menghukum orang itu. tapi sebelum di hukum ,orang itu menjelaskan. kenapa yang terbaik atau terburuk itu berupa lidah? orang itu menjawab karena lidah bisa membuat orang mulia jika digunakan untuk mengajar,menyampaian hikmah dan kebaikan dan karena lidah juga bisa membuat orang hina. tahu sendirikan? berapa banyak orang yang celaka karena lidahnya. semoga Allah menjaga lisan kita. Amin

nabi kita baginda Muhammad SAW juga bersabda.

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Al-Bukhari )

“Barangsiapa yang menjamin untukku apa yang berada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya maka aku akan menjamin baginya al-jannah (surga).” (HR. Al-Bukhari no. )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s