Wang Si Macan

re_buku_picture_81288 Novel ini mengisahkan tentang  Wang si macan dan dua putra wang yang lain. Diawali dengan Wang sang ayah sekarat dan akhirnya wafat di rumah tanah . kemudian mengisahkan ketiga putra wang. Yaitu Wang tuan tanah,wang saudagar dan wang si macan. Mereka bertiga memiliki karakter yang sangat berbeda.

Wang tuan tanah misalnya. Orangnya gemuk dan “nakal”. Gaya hidupnya juga mewah. Seringkali istrinya ngamuk-ngamuk dengan istri adiknya (wang saudagar) yang telalu biasa-biasa.

Berbeda dengan Wang tuan tanah, wang saudagar yang lebih irit. Ia setia dengan istrinya. Lebih kurus dan lebih tenang pikirannnya. Licik dan cerdik. Kalau dibandingkan kekayaannya, wang saudagar sebenarnya lebih kaya daripada wang tuan tanah. Meski pakaian yang digunakan keluarga wnag saudagar tak semewah kakaknya.

Nah,yang ketiga adalah wang si macan. Kejam tapi bijaksana. Mengawali karir sebagai prajurit biasa sampai ia menjadi penguasa disuatu wilayah. Sebenarnya wang si macan tidak begitu kejam. Bisa dibilang,ia adalah orang yang professional.   Suatu hari ia pernah minta kedua kakaknya untuk mengirimkan anak mereka yang usianya 17 tahun untuk di didik wang macan agar kelak bisa menjadi orang hebat.  tapi seiring berjalannya waktu, anak si wang tuan tanah tidak tahan. Saat pasukan wang si macan beristirahat di daerah rumahnya, putra wang tuan tanah bunuh diri karena tak tahan.

Berbeda dengan si bopeng,anak wang saudagar. Ia memang terlihat seperti badut kerna suka melucu. Tapi ia pintar berakting. Kadang ia sering dimafaatkan sebagai intel oleh wang si macan,pamannya.   Wang si macan memiliki ambisi yang luar biasa. Tapi tidak kepada wanita. Termasuk hal yang aneh bagi panglima yang tidak doyan wanita. Namun saat Wang macan berhasil membunuh Leopard(salah satu pemimpin kelompok perampok), ia pun jatuh cinta kepada mantan budak Leopard.

Wang macan tak menggubris kalah wanita itu aslinya adalah wanita berhati serigala. Namun karena cintanya yang buta, ia mencintai dengan segenap hati dan menikah. Sampai suatu hari, kemenakannya, si bopeng melaporkan kalau senjata yang dipesan oleh wang saudagar ternyata diambil kawanan perampok.   Wang si macan awalnya memilii rencana memperkuat pasukannya dengan menyelundupkan senjata dari luar negeri melalui kakaknya, wang sang saudagar. Tapi rencananya itu gagal total Karena istrinya ternyata tak memihak wang macan.

Istrinya itu membeberkan rahasia wang kepada anak buah leopard dahulu dan merampas senjata pesanan wang macan. Saking marahnya, wang macan tidak tanya apapun dan masuk kekamar sambil melihat istrinya dengan geram. Ia pun menggorok istrinya dan menyurus anak buahnya membuang jasad ketempat yang tak dikenali. Sejak saat itulah, wang merasa tertipu dan kurang percaya kepada wanita.   Saya merasa novel ini sangat pas dibaca untuk mengisi waktu luang. Kisahnya seru dan unik. Karakter wang si macan juga kuat dan manusiawi. Meski jarang kalah di peperangan, wang si macan terlihat tak berdaya ketika menghadapi putranya . ia memiliki putra dari salah satu istrinya.

Sejak istri penghianat itu tewas ditanganya sendiri , wang si macan kemudian menikah dengan 2 wanita. Satu dicarikan oleh wang si tuan tanah dan yang satu dicarikan wang saudagar. Akhirnya ia mendapt anak. Laki-laki dan perempuan. Tapi ia tak menganggap si perempuan. Ia sangat berharap dengan putranya yang kelak mewarisi semuanya. Tapi anaknya berbeda. Ia lebih suka dengan sawah daripada perang.   Sebenarnya banyak yang ingin saya utarakan J kalau ingin membacanya,bisa baca sendiri ya. tebalnya lumayan. Hampir 600 an halaman. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s