Taman baca Keliling FLP Sidoarjo

10262217_872483949433369_1750536391655290387_nPagi yang dingin ternyata belum mendinginkan pikiran saya saat itu. karena beberapa hari ini sibuk menjepret bulletin mauriz vol 1, saya lupa tidak pesen banner dan perlengkapan pendukung yang lain. apalagi kardus mie juga robek. Setelah dicari-cari ,akhirnya nemu deh satu kardus lumayan besar. karena banner lupa di pesan, terpaksa nyalain PC dan ngeprint seadanya he..he…
45 menit perjalanan ke sekretariat FLP sidoarjo cukup lancar. Usai mengangkut buku-buku yang diperlukan, barulah saya,mas kholid,mas rafif amir langsung menuju alun-alun. Harapan sayasaat itu, mas rizal bisa datang tepat waktu dialun-alun bersama tikarnya.

BENQ DIGITAL CAMERANamun sayangnya, kami kurang tahu kalau di alun-alun ada komunitas kesehatan yang jumlahnya banyak sekali. Ribuan mungkin. Rencana stan yang akan kami tempati di pendopo, pupus sudah. Kami bertiga mondar-mandir cari tempat tapi tidak ada yang pas. Sampai ketemulah lokasi di selatan tugu.
Lokasinya pas. Pas untuk nongkrong, outbond dan pas untuk berteduh. Mungkin pas juga untuk jualan 😉 dan setelah akh rizal datang, kami membeber tikar dan menata buku. Kami juga menyesal karena datang kurang pagi. Harusnya jam 6 harus di lokasi.

Saya dengar mbak ika hariyati malah jam setengah enam sudah sampai lokasi. Ketika ia menghubungi mas kholid,ternyata di lokasi tak ada teman-teman FLP. Sambil menanti sahabat yang kebingungan karena lokasi perpus diluar rencana, kami membagi-bagikan bulletin mauriz edisi perdana.
Buletin mini yang isinya juga mini. Ukuran fontnya sekitar 8-9 pt. itu karena kami sesuaikan dengan kebiasaan masyarakat dengan smartphone yang fontnya juga kecil-kecil (ngeles  ) dan ada beberapa rubric didalamnya. Mulai topic utama,flash fiction,serial mas bunder,tips dan lain-lain.
Detik demi detik datanglah para pembaca baik dari remaja ,anak-anak,dewasa dan lain sebagainya. Anggota yang tadinya nyasar Alhamdulillah sampai dengan selamat. Sayangnya, mas Zein el Arham tidak menemukan kami di hari itu.

tak ada banner, nge print pun jadi

tak ada banner, nge print pun jadi

Suasana alun-alun saat itu sangat ramai. Ada acara komunitas besar,ada anak kecil bermain sepak bola, teman-teman Unmuh sidoarjo yang ada diselatan alun-alun,bahkan ada juga penjual minuman yang riwa-riwi membawa nampan dan menawarkan minuman.
“Mau beli minuman mas?”
“Kalau ditukar dengan bulletin ini apa bisa mbak?” canda mas kholid. Sontak semua terkekeh dengan ulahnya. SPG yang awalnya senyum dengan senyuman buatan,kini senyuman mereka benar-benar alami.
Oh,iya. Diantara orang yang membaca bulletin, ada juga yang berkomentar
“Lho kemarin tidak ada kayak ginian ya mas?” tentu saya belum ada. Karena ini adalah pertama kalinya kami melaksanakan program ini. 

10350355_872484376099993_7586799239141020048_npernah sekali saat kegiatan kelas menulis tapi bukunya tak sebanyak sekarang.
Taman baca keliling ini insya Allah akan dilaksanakan tiap bulan sekali. Sesuai dengan program yang tertulis. Namun melihat antusias masyarakat,pinginnya seminggu sekali.  BENQ DIGITAL CAMERA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s